Anda Buta Warna ( dapat di buktikan )


http://dakmuo.frenzyfm.my/wp-content/uploads/2010/06/buta-warna.jpg 
Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis.

Buta warna juga disebabkan karena faktor genetis dari orang tua yang salah satu atau mungkin keduanya menderita buta warna juga.

Apakah warna yang dilihat hanya hitam putih saja?

Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa "Dunia" penderita Buta Warna itu hanya ada dua warna membosankan, yaitu hitam dah putih. Namun ternyata salah besar, karena ternyata penderita Buta warna berbeda jenisnya.


Ada juga kok penderita buta warna yang bisa melihat warna diluar hitam putih. Untuk tahu lebih lanjut simak pembahasan di bawah ini.



Jenis Buta Warna

1. Trikromasi

Yaitu mata mengalami perubahan tingkat sensitivitas warna dari satu atau lebih sel kerucut pada retina. Jenis buta warna inilah yang sering dialami oleh orang-orang.
Ada tiga klasifikasi turunan pada trikomasi :

  1. Protanomali, seorang buta warna lemah mengenal merah
  2. Deuteromali, warna hijau akan sulit dikenali oleh penderita
  3. Trinomali (low blue), kondisi di mana warna biru sulit dikenali penderita.

2. Dikromasi

Yaitu keadaan ketika satu dari tiga sel kerucut tidak ada.

Ada tiga klasifikasi turunan :

  1. Protanopia, sel kerucut warna merah tidak ada sehingga tingkat kecerahan warna merah atau perpaduannya kurang
  2. Deuteranopia, retina tidak memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau
  3. Tritanopia, sel kerucut warna biru tidak ditemukan.


3. Monokromasi

Monokromasi sebenarnya sering dianggap sebagai buta warna oleh orang umum. Kondisi ini ditandai dengan retina mata mengalami kerusakan total dalam merespon warna. Hanya warna hitam dan putih yang mampu diterima retina.



Penyebab Buta Warna

Buta warna adalah kondisi yang diturunkan secara genetik. Dibawa oleh kromosom X pada perempuan, buta warna diturunkan kepada anak-anaknya. Ketika seseorang mengalami buta warna, mata mereka tidak mampu menghasilkan keseluruhan pigmen yang dibutuhkan untuk mata berfungsi dengan normal.



Fakta Tentang Buta Warna

1. Buta warna lebih sering terjadi pada seseorang berjenis kelamin lelaki dibandingkan perempuan. Sebanyak 99% seorang buta warna tidak mampu membedakan antara warna hijau dan merah. Juga ditemukan kasus penderita yang tak bisa mengenali perbedaan antara warna merah dan hijau.


2. Cacat mata ini merupakan kelainan genetik yang diturunkan oleh ayah atau ibu.


3. Belum dapat dipastikan berkaitan jumlah penderita, akan tetapi sebuah penelitian menyebutkan sebesar 8 -12% lelaki Eropa adalah pengidap buta warna. Sementara persentase perempuan Eropa yang buta warna adalah 0,5 -1%. Tingkat buta warna di benua lain tentu bervariasi.


4. Tidak ada cara untuk mengobati buta warna, karena ia bukan penyakit melainkan cacat mata. Bisa jadi seorang buta warna akan merasa tersiksa dengan keadaan ini. Sebagian perusahaan menetapkan syarat bahwa pekerjanya harus tidak buta warna.


5. Untuk mengetahui apakah seseorang menderita buta warna, dilakukan tes dengan menggunakan plat bernama Ishihara.


6. Banteng ternyata buta warna. Kesan yang ditimbulkan warna merah mengakibatkan binatang tersebut melonjak emosinya, bukan akibat warna merah itu sendiri.


7. Pada Perang Dunia II, serdadu yang buta warna dikirim untuk melakukan misi tertentu. Ketidakmampuan mereka untuk melihat warna hijau dialihfungsikan untuk mendeteksi adanya kamuflase yang dilakukan pihak lawan.


8. Setiap orang yang buta warna,sudah terlahir dengan buta warna (dari umur 0 tahun sudah buta warna).


9. Penyandang buta warna selalu dihantui oleh pertanyaan “Warna apakah ini?”



Apakah Anda Buta Warna? Ikuti Test di bawah ini :

Soal 1

Carilah sebuah kotak, lingkaran dan bintang pada kartu dibawah ini :

  


Soal 2

Dalam tiga detik, temukan sebuah lingkaran, persegi atau sebuah bintang dari gambar berikut.


 










Soal 3

Perhatikan baik-baik gambar di bawah ini.


 




 




 

Lalu coba cari gambar salah satu benda yang ada di gambar atas pada gambar yang ada dibawahnya.


 
   
Ini Jawabannya :


Jawaban 1 : Semua orang dapat melihat gambar persegi, bintang dan lingkaran.


Jawaban 2 : Orang dengan buta warna hanya bisa melihat gambar persegi.


Jawaban 3 : Orang dengan buta warna tidak akan melihat gambar apa-apa.



SEMOGA ANDA SELALU MENJAGA PEBERIAN TUHAN YANG SANGAT BERHARGA YAITU PENGLIHATAN YANG BAIK...!!!

Posted in:
Tags:

Continue Reading

dimana posisi blog kalian

Sering kali kita ingin mengetahui posisi blog atau situs web kita jika di cari di mesin pencari seperti google. Banyak situs yang menyediakan layanan ini. Untuk mencarinya kita bisa menggunakan keyword "google position tracking" atau yang lainnya maka akan banyak situs yang menyediakan layanan tersebut. Tool yang sering saya pakai adalah layanan dari tools4google.com yang menurut saya paling baik walaupun hanya menyediakan 5 kali penggunaan dalam sehari. 

Untuk menggunakan layanan tersebut :
1. Kunjungi alamat http://www.tools4google.com pilih tulisan yang ini "Search Google™ Position / Keyword Tracking" tanpa tanda kutip.
















2. Masukkan Kata kunci, alamat Blog, Server Google yang akan di gunakan, Banyaknya pencarian, dan ketik huruf di kotak security. dan klik Submit











3. Akan muncul hasilnya beberapa saat dan kita dapat mengetahui pada urutan berapa blog kita terdaftar pada mesin pencari google











 
4. coba kita test di google.co.id hasilnya seperti di bawah ini.


 












 
SEMOGA MEMBANTU KAWAN...!!

Posted in:
Tags:

Continue Reading

Seruu...!!! Nya Nonton TV On Line


Temen - temen mau nonton tv..? bisa kok...!!! kalian gak perlu ke ruangan keluarga untuk menonton tv.. langsung aja liat di internet tv on line lebih seru dan banyak lai channelnya. silahkan kawan... kawan liat dan tonton lansung... SERUKAN....!!!!!




Posted in:
Tags:

Continue Reading

live info soccer

 
kalian pasti senang melihat jadwal dan hasil pertandingan, tidak ketinggalan info dan gosip - gosip terkini dalam dunia olah raga, maka kunjungi terus ya.. kawan..

Posted in:
Tags:

Continue Reading

Cara Mengganti Template Keren Di Blog

zSekilas tentang template blog, Template website atau blog adalah desain-desain halaman web ataupun blog beserta seluruh komponennya (misal : gambar, stylesheet, dsb) baik berupa file statis maupun file dinamis yang berupa program atau aplikasi yang berjalan sebagai aplikasi web. Seperti yang anda lihat saat ini, bahwa terlihat tatanan gambar serta tulisan di layar monitor anda, itulah yang dinamakan template.
Di blogger atau blogspot, anda dapat dapat mengganti template blog anda secara leluasa sesuai dengan selera dan keinginan masing-masing. Jika anda telah mahir membuat template sendiri, anda dapat menggunakan template tersebut untuk blog anda. Namun, jika anda masih awam dalam membuat template, blogger atau blogspot sendiri telah menyediakan beberapa template yang bisa anda pilih sesuai dengan keinginan. Selain itu, anda dapat pula mengunduh atau mendownload template blogger gratis dari penyedia template blogger, salah satu contoh website yang menyediakan template blogger tersebut adalah beralamat di http://newwpthemes.com ( seperti punya saya ) :D, disana terdapat ratusan template blogger yang bisa anda gunakan secara gratis. namun, jika anda menggunakan template gratis, syarat yang harus ditaati adalah tidak boleh menghapus atau menghilangkan credit link dari pembuat template tersebut. Dengan tidak membuang link credit pembuat template, itu adalah sebagai apresiasi atas kerja keras mereka dalam menyediakan template secara gratis.
Langsung ke topik utama, Cara mengganti template di blogspot atau blogger ada dua cara, yaitu mengganti template dengan template yang disediakan blogspot, atau mengganti template dengan template yang didapat dari penyedia template. kita. Berikut ulasannya :

Mengganti Template dengan Template yang disediakan blogger


Berikut cara-cara untuk mengganti template dengan template dari penyedia template :

1. Download terlebih dahulu template yang anda sukai pada website penyedia template blog gratis. Salah satu contoh anda bisa download di blogger templates.

2. File template yang didownload, biasanya masih dalam bentuk terkompresi (zip atau rar), oleh karenanya anda perlu mengekstrak atau menguraikan file tersebut dengan software ekstraktor seperti WinZip atau WinRar, Namun jika anda tidak memiliki software tersebut, anda bisa mengekstraknya secara online di Wobzip







3. Yang nanti di upload atau di unggah ke blogger hanyalah file yang berekstensi .xml.
4. Silahkan login ke blogger dengan ID anda.
5. Klik Rancangan.








6. Klik menu Edit HTML.








7. Disarankan untuk membuat backup terlebih dahulu, klik pada tulisan Download Template Lengkap.







8. Klik tombol Browse.., pilih file template yang tadi didownload dan telah diekstrak( file ekstensi .xml saja ). Kemudian klik tombol Unggah.







9. Apabila ada muncul peringatan tentang widget, klik pada tombol PERTAHANKAN WIDGET

 




 10. selesai

NAH....!!! berbeda bukan tampilannya...








Posted in:
Tags:

Continue Reading

Rahasia kota dan kabupaten Tangerang

Daftar Nama Kecamatan Kelurahan/Desa &ampe Kodepos Di Kota/Kabupaten Tangerang Banten

Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Provinsi : Banten
Kota/Kabupaten : Tangerang

1. Kecamatan Balaraja
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Balaraja di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Balaraja (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Cangkudu (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Gembong (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Saga (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Sentul (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Sentul Jaya (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Suka Murni (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Talagasari (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Tobat (Kodepos : 15610)
2. Kecamatan Batuceper
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Batuceper di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Batu Jaya (Kodepos : 15121)
- Kelurahan/Desa Batu Sari (Kodepos : 15121)
- Kelurahan/Desa Batu Ceper (Kodepos : 15122)
- Kelurahan/Desa Kebon Besar (Kodepos : 15122)
- Kelurahan/Desa Poris Gaga (Kodepos : 15122)
- Kelurahan/Desa Poris Gaga Baru (Kodepos : 15122)
- Kelurahan/Desa Poris Jaya (Kodepos : 15122)
3. Kecamatan Benda
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Benda di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Belendung (Kodepos : 15123)
- Kelurahan/Desa Jurumudi (Kodepos : 15124)
- Kelurahan/Desa Jurumudi Baru (Kodepos : 15124)
- Kelurahan/Desa Benda (Kodepos : 15125)
- Kelurahan/Desa Pajang (Kodepos : 15126)
4. Kecamatan Cibodas
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cibodas di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Jatiuwung (Kodepos : 15134)
- Kelurahan/Desa Cibodas (Kodepos : 15138)
- Kelurahan/Desa Cibodas Baru (Kodepos : 15138)
- Kelurahan/Desa Cibodas Sari (Kodepos : 15138)
- Kelurahan/Desa Uwung Jaya (Kodepos : 15138)
- Kelurahan/Desa Panunggangan Barat (Kodepos : 15139)
5. Kecamatan Cikupa
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cikupa di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Bitung Jaya (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Bojong (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Budi Mulya (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Bunder (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Cibadak (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Cikupa (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Dukuh (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Pasir Gadung (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Pasir Jaya (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Suka Damai (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Suka Mulya (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Suka Nagara (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Talaga (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Talaga Sari (Kodepos : 15710)
6. Kecamatan Ciledug
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ciledug di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Sudimara Barat (Kodepos : 15151)
- Kelurahan/Desa Sudimara Jaya (Kodepos : 15151)
- Kelurahan/Desa Sudimara Selatan (Kodepos : 15151)
- Kelurahan/Desa Sudimara Timur (Kodepos : 15151)
- Kelurahan/Desa Tajur (Kodepos : 15152)
- Kelurahan/Desa Paninggilan (Kodepos : 15153)
- Kelurahan/Desa Paninggilan Utara (Kodepos : 15153)
- Kelurahan/Desa Parung Serab (Kodepos : 15153)
7. Kecamatan Cipondoh
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cipondoh di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Poris Plawad (Kodepos : 15141)
- Kelurahan/Desa Poris Plawad Indah (Kodepos : 15141)
- Kelurahan/Desa Poris Plawad Utara (Kodepos : 15141)
- Kelurahan/Desa Gondrong (Kodepos : 15146)
- Kelurahan/Desa Kenanga (Kodepos : 15146)
- Kelurahan/Desa Ketapang (Kodepos : 15147)
- Kelurahan/Desa Petir (Kodepos : 15147)
- Kelurahan/Desa Cipondoh (Kodepos : 15148)
- Kelurahan/Desa Cipondoh Indah (Kodepos : 15148)
- Kelurahan/Desa Cipondoh Makmur (Kodepos : 15148)
8. Kecamatan Cisauk
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cisauk di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Mekarwangi (Kodepos : 15340)
- Kelurahan/Desa Cisauk (Kodepos : 15341)
- Kelurahan/Desa Dangdang (Kodepos : 15342)
- Kelurahan/Desa Suradita (Kodepos : 15343)
- Kelurahan/Desa Cibogo (Kodepos : 15344)
- Kelurahan/Desa Sampora (Kodepos : 15345)
9. Kecamatan Cisoka
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cisoka di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Bojongloa (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Carenang (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Caringin (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Cempaka (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Cibugel (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Cisoka (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Jeung Jing (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Karangharja (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Selapajang (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Sukatani (Kodepos : 15730)
10. Kecamatan Curug
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Curug di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Binong (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Cukang Galih (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Curug Kulon (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Curug Wetan (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Kadu (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Kadu Jaya (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Suka Bakti (Kodepos : 15810)
11. Kecamatan Gunung Kaler
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Gunung Kaler di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Cibetok (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Cipaeh (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Gunung Kaler (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Kanda Wati (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Kedung (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Onyam (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Ranca Gede (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Sidoko (Kodepos : 15620)
12. Kecamatan Jambe
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jambe di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Ancol Pasir (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Daru (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Jambe (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Kutruk (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Mekarsari (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Pasir Barat (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Rancabuaya (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Suka Manah (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Taban (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Tipar Jaya (Tiparraya) (Kodepos : 15720)
13. Kecamatan Jatiuwung
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jatiuwung di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Alam Jaya (Kodepos : 15133)
- Kelurahan/Desa Keroncong (Kodepos : 15134)
- Kelurahan/Desa Pasir Jaya (Kodepos : 15135)
- Kelurahan/Desa Jatake (Kodepos : 15136)
- Kelurahan/Desa Manis Jaya (Kodepos : 15136)
- Kelurahan/Desa Gandasari (Kodepos : 15137)
14. Kecamatan Jayanti
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jayanti di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Cikande (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Dang Deur (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Jayanti (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Pabuaran (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Pangkat (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Pasir Gintung (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Pasir Muncang (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Sumur Bandung (Kodepos : 15610)
15. Kecamatan Karang Tengah
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Karang Tengah di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Karang Mulya (Kodepos : 15157)
- Kelurahan/Desa Karang Tengah (Kodepos : 15157)
- Kelurahan/Desa Karang Timur (Kodepos : 15157)
- Kelurahan/Desa Pondok Pucung (Kodepos : 15158)
- Kelurahan/Desa Padurenan (Pedurenan) (Kodepos : 15159)
- Kelurahan/Desa Parung Jaya (Kodepos : 15159)
- Kelurahan/Desa Pondok Bahar (Kodepos : 15159)
16. Kecamatan Karawaci
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Karawaci di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Koang Jaya (Kodepos : 15112)
- Kelurahan/Desa Nambo Jaya (Kodepos : 15112)
- Kelurahan/Desa Pabuaran Tumpeng (Kodepos : 15112)
- Kelurahan/Desa Pasar Baru (Kodepos : 15112)
- Kelurahan/Desa Bugel (Kodepos : 15113)
- Kelurahan/Desa Gerendeng (Kodepos : 15113)
- Kelurahan/Desa Marga Sari (Kodepos : 15113)
- Kelurahan/Desa Suka Jadi (Kodepos : 15113)
- Kelurahan/Desa Cimone (Kodepos : 15114)
- Kelurahan/Desa Pabuaran (Kodepos : 15114)
- Kelurahan/Desa Sumur Pancing (Pacing) (Kodepos : 15114)
- Kelurahan/Desa Bojong Jaya (Kodepos : 15115)
- Kelurahan/Desa Karawaci (Kodepos : 15115)
- Kelurahan/Desa Cimone Jaya (Kodepos : 15116)
- Kelurahan/Desa Karawaci Baru (Kodepos : 15116)
- Kelurahan/Desa Nusa Jaya (Kodepos : 15116)
17. Kecamatan Kelapa Dua
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kelapa Dua di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Bencongan (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Bencongan Indah (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Bojong Nangka (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Curug Sangerang (Curug Sangereng) (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Kelapa Dua (Kodepos : 15810)
- Kelurahan/Desa Pakulonan Barat (Kodepos : 15810)
18. Kecamatan Kemiri
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kemiri di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Karang Anyar (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Kemiri (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Kjlebet (Kelebet) (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Legok Sula Maju (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Lontar (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Patra Manggala (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Ranca Labuh (Kodepos : 15530)
19. Kecamatan Kosambi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kosambi di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Dadap (Kodepos : 15211)
- Kelurahan/Desa Jatimulya (Kodepos : 15211)
- Kelurahan/Desa Belimbing (Kodepos : 15212)
- Kelurahan/Desa Cengklong (Kodepos : 15212)
- Kelurahan/Desa Kosambi Barat (Kodepos : 15213)
- Kelurahan/Desa Kosambi Timur (Kodepos : 15213)
- Kelurahan/Desa Salembaran Jati (Kodepos : 15214)
- Kelurahan/Desa Salembaran Raya (Kodepos : 15214)
- Kelurahan/Desa Rawa Burung (Kodepos : 15215)
- Kelurahan/Desa Rawa Rengas (Kodepos : 15215)
20. Kecamatan Kresek
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kresek di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Jengkol (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Kemuning (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Koper (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Kresek (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Pasir Ampo (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Patra Sana (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Ranca Ilat (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Renged (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Talok (Kodepos : 15620)
- Kelurahan/Desa Tamiang (Kodepos : 15620)
21. Kecamatan Kronjo
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kronjo di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Bakung (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Blukbuk (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Cijeruk (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Cirumpak (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Kronjo (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Muncung (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Pagedangan Ilir (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Pagedangan Udik (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Pagenjahan (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Pasilian (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Pasir (Kodepos : 15550)
22. Kecamatan Larangan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Larangan di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Gaga (Kodepos : 15154)
- Kelurahan/Desa Larangan Indah (Kodepos : 15154)
- Kelurahan/Desa Larangan Selatan (Kodepos : 15154)
- Kelurahan/Desa Larangan Utara (Kodepos : 15154)
- Kelurahan/Desa Cipadu (Kodepos : 15155)
- Kelurahan/Desa Cipadu Jaya (Kodepos : 15155)
- Kelurahan/Desa Kreo (Kodepos : 15156)
- Kelurahan/Desa Kreo Selatan (Kodepos : 15156)
23. Kecamatan Legok
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Legok di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Babakan (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Babat (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Bojong Kamal (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Caringin (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Ciangir (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Cirarab (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Kamuning (Kemuning) (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Legok (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Pala Sari (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Rancagong (Kodepos : 15820)
- Kelurahan/Desa Serdang Wetan (Kodepos : 15820)
24. Kecamatan Mauk
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Mauk di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Banyu Asih (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Gunung Sari (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Jati Waringin (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Kedung Dalem (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Ketapang (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Marga Mulya (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Mauk Barat (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Mauk Timur (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Sasak (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Tanjung Anom (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Tegal Kunir Kidul (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Tegal Kunir Lor (Kodepos : 15530)
25. Kecamatan Mekar Baru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Mekar Baru di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Ganda Ria (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Jenggot (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Kedaung (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Klutuk (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Kosambi Dalam (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Mekar Baru (Kodepos : 15550)
- Kelurahan/Desa Waliwis (Kodepos : 15550)
26. Kecamatan Neglasari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Neglasari di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Karang Anyar (Kodepos : 15121)
- Kelurahan/Desa Karang Sari (Kodepos : 15121)
- Kelurahan/Desa Selapajang Jaya (Kodepos : 15127)
- Kelurahan/Desa Kedaung Baru (Kodepos : 15128)
- Kelurahan/Desa Kedaung Wetan (Kodepos : 15128)
- Kelurahan/Desa Mekar Sari (Kodepos : 15129)
- Kelurahan/Desa Neglasari (Kodepos : 15129)
27. Kecamatan Pagedangan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pagedangan di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Karang Tengah (Kodepos : 15157)
- Kelurahan/Desa Jatake (Kodepos : 15330)
- Kelurahan/Desa Malang Nengah (Kodepos : 15330)
- Kelurahan/Desa Lengkong Kulon (Kodepos : 15331)
- Kelurahan/Desa Cihuni (Kodepos : 15332)
- Kelurahan/Desa Medang (Kodepos : 15334)
- Kelurahan/Desa Cijantra (Kodepos : 15335)
- Kelurahan/Desa Cicalengka (Kodepos : 15336)
- Kelurahan/Desa Kadu Sirung (Kodepos : 15337)
- Kelurahan/Desa Situ Gadung (Kodepos : 15338)
- Kelurahan/Desa Pagedangan (Kodepos : 15339)
28. Kecamatan Pakuhaji
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pakuhaji di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Buaran Bambu (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Buaran Mangga (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Bunisari (Bonasari) (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Gaga (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Kalibaru (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Kiara Payung (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Kohod (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Kramat (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Laksana (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Paku Alam (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Pakuhaji (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Rawa Boni (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Sukawali (Kodepos : 15570)
- Kelurahan/Desa Surya Bahari (Kodepos : 15570)
29. Kecamatan Panongan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Panongan di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Ciakar (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Mekar Bakti (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Mekar Jaya (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Panongan (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Peusar (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Ranca Iyuh (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Ranca Kalapa (Kodepos : 15710)
- Kelurahan/Desa Serdang Kulon (Kodepos : 15710)
30. Kecamatan Pasar Kemis
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pasar Kemis di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Gelam Jaya (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Kuta Baru (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Kuta Bumi (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Kuta Jaya (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Pangadegan (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Pasar Kemis (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Sindang Sari (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Sukaasih (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Sukamantri (Kodepos : 15560)
31. Kecamatan Periuk
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Periuk di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Periuk (Kodepos : 15131)
- Kelurahan/Desa Periuk Jaya (Kodepos : 15131)
- Kelurahan/Desa Gebang Raya (Kodepos : 15132)
- Kelurahan/Desa Sangiang Jaya (Kodepos : 15132)
- Kelurahan/Desa Gembor (Kodepos : 15133)
32. Kecamatan Pinang / Penang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pinang / Penang di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Cipete (Kodepos : 15142)
- Kelurahan/Desa Pakojan (Kodepos : 15142)
- Kelurahan/Desa Panunggangan (Kodepos : 15143)
- Kelurahan/Desa Panunggangan Timur (Kodepos : 15143)
- Kelurahan/Desa Panunggangan Utara (Kodepos : 15143)
- Kelurahan/Desa Kunciran (Kodepos : 15144)
- Kelurahan/Desa Kunciran Indah (Kodepos : 15144)
- Kelurahan/Desa Kunciran Jaya (Kodepos : 15144)
- Kelurahan/Desa Nerogtog (Kodepos : 15145)
- Kelurahan/Desa Pinang (Kodepos : 15145)
- Kelurahan/Desa Sudimara Pinang (Kodepos : 15145)
33. Kecamatan Rajeg
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rajeg di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Daon (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Jambu Karya (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Lembang Sari (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Mekarsari (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Pangarengan (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Rajeg (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Rajegmulya (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Ranca Bango (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Suka Manah (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Suka Sari (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Suka Tani (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Tanjakan (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Tanjakan Mekar (Kodepos : 15540)
34. Kecamatan Sepatan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sepatan di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Karet (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Kayu Agung (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Kayu Bongkok (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Mekar Jaya (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Pisangan Jaya (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Pondok Jaya (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Sarakan (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Sepatan (Kodepos : 15520)
35. Kecamatan Sepatan Timur
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sepatan Timur di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Gempol Sari (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Jati Mulya (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Kampung Kelor (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Kedaung Barat (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Lebak Wangi (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Pondok Kelor (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Sangiang (Kodepos : 15520)
- Kelurahan/Desa Tanah Merah (Kodepos : 15520)
36. Kecamatan Sindang Jaya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sindang Jaya di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Badak Anom (Kodepos : 15540)
- Kelurahan/Desa Sindang Asih (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Sindang Jaya (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Sindang Panon (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Sindang Sono (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Suka Harja (Kodepos : 15560)
- Kelurahan/Desa Wana Kerta (Kodepos : 15560)
37. Kecamatan Solear
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Solear di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Cikareo (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Cikasungka (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Cikuya (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Cireundeu (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Munjul (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Pasanggrahan (Kodepos : 15730)
- Kelurahan/Desa Solear (Kodepos : 15730)
38. Kecamatan Sukadiri
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sukadiri di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Buaran Jati (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Gintung (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Karang Serang (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Kosambi (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Mekar Kondang (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Pekayon (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Rawa Kidang (Kodepos : 15530)
- Kelurahan/Desa Sukadiri (Kodepos : 15530)
39. Kecamatan Sukamulya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sukamulya di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Benda (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Bunar (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Buni Ayu (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Kali Asin (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Kubang (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Merak (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Parahu (Kodepos : 15610)
- Kelurahan/Desa Suka Mulya (Kodepos : 15610)
40. Kecamatan Tangerang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tangerang di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Suka Asih (Kodepos : 15111)
- Kelurahan/Desa Sukarasa (Kodepos : 15111)
- Kelurahan/Desa Cikokol (Kodepos : 15117)
- Kelurahan/Desa Kelapa Indah (Kodepos : 15117)
- Kelurahan/Desa Babakan (Kodepos : 15118)
- Kelurahan/Desa Sukasari (Kodepos : 15118)
- Kelurahan/Desa Buaran Indah (Kodepos : 15119)
- Kelurahan/Desa Tanah Tinggi (Kodepos : 15119)
41. Kecamatan Teluknaga
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Teluknaga di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Babakan Asem (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Bojong Renged (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Kampung Besar (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Kampung Melayu Barat (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Kampung Melayu Timur (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Kebon Cau (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Lemo (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Muara (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Pangkalan (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Tanjung Burung (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Tanjung Pasir (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Tegal Angus (Kodepos : 15510)
- Kelurahan/Desa Teluk Naga (Kodepos : 15510)
42. Kecamatan Tigaraksa
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tigaraksa di Kota/Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten :
- Kelurahan/Desa Bantar Panjang (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Cileles (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Cisereh (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Kadu Agung (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Marga Sari (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Mata Gara (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Pasir Bolang (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Pasir Nangka (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Pematang (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Pete (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Sodong (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Tapos (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Tegalsari (Kodepos : 15720)
- Kelurahan/Desa Tigaraksa (Kodepos : 15720)

Posted in:
Tags:

Continue Reading

Surga di Telapak kaki IBU

aku selalu angkuh memaksa keinginan ku kau turuti. kau selalu ber sabar hati dan menghadapi dengan senyuman, kasih mu begitu tulus dan suci, pengorbanan mu tak kan pernah ternilai dan kan ku bela sampai mati karena ada SURGA DI TELAPAK KAKI IBU

Posted in:
Tags:

Continue Reading

katrok Ngakak....!!!!

lo pasti ketawa sampe perut mules.... hahahahahaha...!!!!

Posted in:
Tags:

Continue Reading

BAB II


BABA II 

TINJAUAN PUSTAKA

A.    Al Qur’an Sebagai Ilmu Pengetahuan
Menurut Dr. H. Hamzah Ya’qub dalam bukunya Khasanah Iptek dalam Al Quran (2005 : 70 ). Tekstil adalah kebutuhan pokok manusia. Untuk memenuhi hajat primer tersebut, Allah telah menjelaskan berbagai bahan mentah yang dapat diolah menjadibahan pakaian.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa[531] itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. ( QS al A’raf : 26 )
Pakaian berguna bagi manusia untuk melindungi diri dari udara dingin dan panas. Pakaian itulah yang membedakan manusia dengan hewan. Jika kebutuhan pakaian ini diabaikan, martabat manusia menjadi hina seperti hewan. Itulah sebabnya setan berusaha memperdaya Adam dan Hawa dengan melucuti pakaian keduanya sehingga aurat keduanya kelihatan.
 
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. ( Qs al – Araf  : 27 )
Dari firman allah diatas diketahui bahwa pakaian bukan hanya sebagai pelindung badan dari dingin dan panas, tetapi juga symbol dari ketakwaan kepada allah swt. Dengan pentingnya berpakaian, dilihat dari fungsinya pelindung badan, hingga atribut kehormatan manusian dan kewajiban menutup aurat dalam solat sepatutnya kaum mukmin memperhatikan khusus. Pada pokoknya kerajinan dalam bidang ini memberikan kesempatan kerja mulai dari penanaman kapas, dan peternakan biri – biri, hingga pemintalan, pencelupan, pertenunan dan pemasaran.
A.    Tinjauan Bahan Baku Serat Kapas
1.      Serat Kapas.
a.       Mutu Kapas
Kapas mempunyai mutu yang baik sebagai bahan sandang. Untuk di pintal terdapat sifat – sifat memegang karena oleh kekusutannya, kehalusan dan panjang yang cukup, kekuatan yang sedang dan dapat melar dan permukaannya mengandung lilin alam.
Mutu kapas ditentukan oleh 3 faktor yaitu grade kapas, panjang staple dan karakter :
a)      Grade Kapas
Grade kapas ditentukan oleh warna, kotoran, dan persiapan
1)      Warna
Meskipun pada umumnya serat kapas berwarna putih, tetapi kalau diperhatikan sebenarnya terdapat bermacam – macam warna putih. Pengaruh dari mocro organisme menyebabkan warna kapas menjadi suram. Dalam kondisi cuaca buruk warna kapas menjadi sangat gelap berwarna abu – abu kebiru – biruan.
Kapas yang pertumbuhanya yang terhenri akan berwarna kekuning – kuningan. Kapas mungkin mejadi berbintik – bintik karena pengaruh jamur, serangga dan kotoran.

2)      Kotoran.
Termasuk dalam kotoran adalah daun, ranting, kulit batang, biji, pecahan biji, rumput, minyak dan debu. Beberapa kotoran tersebut merupakan kotoran asli tetapi sebagaian besar disebabkan oleh kotoran yang menempel pada serat kapas selama berada dikebun dan pada pemetikan.
3)      Persiapan.
Pesiapan adalah istilah yang dipergunakan untuk menerangkan derajat kebaikan hasil pemisahan serat kapas dari bijinya, banyaknya nep dan nap. Nep adalah kelompok serat – serat yang membentuk pita atau tali yang masih dapat diuraikan dalam proses pemintalan.
b)      Panjang Staple.
Panjang staple merupakan faktor yang sangat penting yang menentukan mutu kapas, karena baik kehalusan dan kekuatan serat berhubungan dengan panjuang serat suatu jenis kapas tertentu.
c)      Karakter.
Karakter adalah suatu sifat yang menentukan mutu kapas kecuali grade dan panjang staple. Karakter dapat dipergunakan sebagai tambahan keterangan mengenai daya pintal serat.
b.      Morfologi.
1)      Memanjang.
Bentuk memanjang serat kapas pipih seperti pita yang terpuntir kearah panjang, serat terbagi tiga bagian diantaranya dasar, badan dan ujung, tapi pada umumnya berbentuk seperti ginjal. Dimensi yang terpenting adalah panjangnya, perbandingan panjang dengan lebar bervariasi dari 5000 : 1 sampai 1000 : 1. Kapas yang lebih panjang cendrung mempunyai diameter lebih halus, lebih lembut dan mempunyai konvolusi yang lebih banyak.
2)      Melintang.
Bentuk penampang serat kapas biasanya bervariasi dari pipih sampai bulat tetapi pada umumnya berbentuk seperti ginjal. Serat kapas dewasa penampang lintangnya terdiri dari enam bagian diantaranya kutikula, dinding primer, lapisan antara, dinding sekunder, didnding lumen dan lumen.
1.      Kedewasaan Serat
Kedewasaan serat kapas dapat dilihat dari tebal tipisnya dinding sel, serat makin dewasa diding selnya makin tebal.untuk menyatakan kedewasaan serat dapat dipergunakan perbandingan antara tebal dinding dengan diameter. Serat dianggap dewasa apa bila tebal dinding lebil besal dari lumenya.
Kapas yang belum dewasa dalam jumlah besar, dan dalam pengolahan juga akan menimbulkan terjadinya nep, yaitu sejumlah serat kapas yang kusut menjadi suatu bentuk bulatan – bulatan kecil yang tidak dapat diuraikan lagi dalam proses pengolahan berikutnya. Adanya nep menghasilkan benang yang tidak rata dan terjadinya bintik – bintik berwarna muda pada bahan yang telah dicelup.
2.      Sifat Fisika Serat Kapas
a.       Warna
Warna serat kapas tidak benar - benar putih, biasanya sedikit krem. Beberapa jenis kapas yang seratnya panjang seperti kapas Mesir dan Pima, warnanya lebil cream dari kapas up land dan sea Island.
b.      Kekuatan
Kekuatan serat kapas di pengaruhi kadar selulosa dalam serat, panjang rantai dan orientasinya. Kekuatan serat kapas per bundel rata rata adalah 96.700 pound per inchi dengan minimum 70.000 pound per inch dan maksimum116.000 pound per inch.
c.       Mulur
Mulur saat putus serat termasuk tinggi diantara serat – serat selulosa alam, kira – kira dua kali serat rami.
d.      Keliatan
Keliatan adalah ukuran yang menunjukan kemampuan suatu benda untuk menerima kerja dan merupakn sifat yang penting untuk serat – serat tekstil terutama yang dipergunakn sebagai tekstil untuk keperluan industri.
 e.   Kekakuan
     Kekakuan dapat didefinisikan sebagai daya tahan terhadap perubahan bentuk dan untuk tekstil biasanya dinyatakan sebagai perbandingan serat saat putus dengan mulur saat putus.
f.       Moisture Regain
      Moisture Regain serat kapas bervariasi dengan perubahan kelembaban relatif atmosfir sekelilingnya. Moisture Regain serat kapas pada kondisi standar berkisar antara 7 – 8.0 %.
         g.  Berat Jenis
Berat Jenis serat kapas 1.50 sampai 1.56.
h.      Indeks Bias
Indeks bias serat kapas sejajar sumbu serat 1,58, indeks bias melintang sumbu serat 1,53.
3.      Sifat Kimia Serat Kapas
            Komposisi Kimia Serat Kapas
            Komposisi kimia serat kapas dapat ditunjukan dalam tabel berikut ini :
 Tabel 1
Komposisi Kimia Serat Kapas
Komposisi
% Terhadap Berat Kering
Selulosa
94
Protein
1,3
Pekat
1,2
Lilin
0,6
Abu
1,2
Pigmen dan Zat – Zat Lain
1,7
·         Moisture Regain Serat 8%
      Oleh karena kapas sebagian besar tersusun atas selulosa maka sifat – sifat kimia kapas adalah sifat – sifat kimia selulosa. Serat kapas pada umumnya tahan terhadap penyimpanan, pengolahan dan pemakain yang normal, tetapi beberapa zat pengoksidasi atau penghidrolisa menyebabkan kerusakan dengan akibat penurunan kekuatan. Kerusakan karena oksidasi dengan terbentuknya oksidasi selulosa biasanya dalam proses pemutihan yang berlebihan, penyinaran dalam keadaan lembab atau pemanasan yang lama diatas suhu 1400c. kapas mudah diserang oleh jamur dan bakteri, terutama pada keadaan lembab dan pada suhu yang hangat.
      Akhir – akhir ini banyak dilakukan modifikasi secara ilmiah mempergunakan zat – zat kimia tertentu untuk memperbaiki sifat – sifat kapas semisal stabilitas dimensi, tahan kusut, tahan air, tahan api, tahan jamur, tahan kotoran dan sebagainya.
A.    Konsep Pemintalan
Pemintalan adalah proses pembuatan benang kapas maupun serat buatan, dalam pemintalan benang terbagi menjadi dua yaitu :Pembuatan benag  carded dan  combed,  ada pun proses yang diteliti oleh peneliti adalah proses pembuatan benang carded.
Proses pemintalan benang carded dibagi dalam tahap – tahap berikut:
Blowing       Carding        Drawing       Roving       Ring Spinning       Winding
Dalam penulisan ini, dibatasi hanya proses mesin carding saja.
B.     Tujuan Mesin Carding
Menurut Pawitro ( 1973 : 105 ) dalam bukunya Teknologi Pemintalan, agar serat – serat dapat dikenakan tarikan ( drafting ) dengan baik dalam proses berikutnya, gumpalan – gumpalan serat tersebut harus sudah terurai menjadi serat individu, bersih dari kotoran – kotoran dan mempunyai arah yang tertentu. Untuk mencapai kondisi serat yang sedemikian itu, maka lap hasil dari mesin Blowing masih perlu di dibuka dan dibersihkan lebih lanjut dengan cermat, seperti yang terjadi pada mesin Carding yang produksinya jauh lebih kecil dari mesin Blowing. Dengan permukakan yang penuh dengan kawat – kawat yang tajam dan lebih halus, serta penggarukan – penggarukan relatif lebih cermat, maka mulai terarah letak serat – seratnya serta terurai gumpalan serat tersebut, menjadi serat – serat yang terlepas satu dengan yang lain. Dengan demikian kotoran – kotoran yang ada didalam maupun yang tersangkut pada serat lebih mudah dibersihkan dan dipisahkan.
Secara singkat tujuan mesin Carding adalah :
a.       Membuka gumpalan – gumpalan serat lebih lanjut, sehingga serat – seratnya terurai satu sama lain.
b.      Membersihkan kotoran – kotoran yang masih ada didalam gumpalan – gumpalan serat atau yang tersangkut sejauh mungkin.
c.       Memisahkan serat – serat yang pendek dari serat – serat yang panjang.
d.      Membentuk serat – serat tersebut menjadi sliver, dengan arah serat kesumbu dari sliver.
Di lain pihak, menurut pandangan Shigeru Watanabe ( 1980 : 88 ) dalam bukunya fungsi mesin carding adalah sebagai berikut :
a.       Aksi Carding.
Perlakuan carding dipergunakan untuk melepas dan memisahkan serat menjadi elemen tunggal, dan mensejajarkannya satu yang lain sejajar mungkin dengan tindakan kawat dan dengan bantuan aliran udara.
b.      Aksi pembersihan.
Pembesihan membuang kotoran seperti trush dan Nep serta serat – serat pendek didalam serat yang telah di lepaskan.
c.       Aksi pemindahan.
Tindakan ini adalah untuk memindahkan serat kebagian yang rapih dan juga menjalani aksi carding dan pembersih. Untuk menjamin tindakan yang efektif, harus dilakukan pemeriksaan terhadap card clothing, MCC ( Metallik Card Clothing ), perbandingan kecepatan, ukuran dan aliran udara.
1.      Prinsip Carding
      Prinsip carding adalah melewatkan lapisan atau gumpalan serat diantara dua permukaan yang menyerupai parut kawat yang bergerak dengan kecepatan yang tidak sama. Dengan demikian gumpalan serat tersebut akan tergaruk dan teruri serta kotoran yang ada di dalamnyaakan dapat dipisahkan dan di bersihkan karena jarak kedua permukaan tersebut sangat dekat, maka gumpalan serat tersebut akan membentuk lapisan serat tipis yang tersebar keseluruh permukaan.
Menurut Pawitro ( 1973 : 144 ) dalam bukunya  Teknologi Pemintalan, ada dua macam kawat tajam ( card cloting ) yang biasa dipakai untuk menutup permukaan dari mesin carding, yaitu :
a)      Flexible Wire Cloting : Pada prinsipnya terdiri dari dua bagian pokok, masing – masing ialah pondasi dan kawat yang tajam.
b)      Metallic Wire Cloting : Terdiri menyerupai pita baja yang bergigi seperti halnya mata gergaji dengan sudut tertentu lalu di pasang disekeliling permukaan silinder
Pada mesin Carding ada dua gerak pokok, yaitu Carding Action da Stripping Action.
a.       Carding Action ( Gerakan Penguraian )
      Terjadi apa bila arah bagian jarum yang tajam pada kedua permukaan berlawanan arah, dan kecepatan kecepatan kedua permukaan sedemikian , sehingga bagian yang tajam dari jarum pada permukaan yang lebih cepat, seakan – akan beradu dengan bagian yang tajam pada kedua permukaan berlawanan arah dari jarum pada permukaan yang dilaluinya.
Pada proses carding, gerakan carding terjadi antara flat yang bergerak dan silinder yang bergerak cepat, juga terjadi antara silinder dengan doffer yang bergerak relatif lambat.
a.       Stripping Action ( Gerakan pengelupasan / Pemindahan )
            Terjadi apa bila arah bagian jarum yang tajam pada kedua permukaan yang saling berhadapan sama, sehingga bagian yang tajam dari jarum pada permukaan yang bergerak cepat, seakan – akan menyapu bagian yang tumpul dari jarum pada permukaan yang dilalui
 Pada proses carding, gerakan pengelupasan / pemindahan terjadi antara Taker – In dan silinder. Dalam hal ini kecepatan permukaan silinder relatif lebih besar dari pada kecepatan permukaan Taker – In, sehingga serat yang ada dipermukaan Taker – in seakan – akan dipindahkan silinder.
A.    Fungsi Bagian – Bagian Mesin Carding
1.      Bagian Penyuapan.
a.       Unit penyauapan.
1)      Lap Roller.
Gulungan lap ini, menggunakan bahan baku kapas 100% yang dihasilkandari mesin Blowing dengan berat 25 kg / yard. Diameter lap roller yaitu 57 mm beralur kearah memanjang, berfungsi untuk menjepit lapisan serat kapas waktu terjadi pembukaan oleh taker – in dan agar terdapat penyuapan yang konstan.
2)      Pelat penyuap ( Dish Plat ).
Pelat penyuap ini berfungsi sebagai penghubung antara rol pemutar dengan rol penyuap. Pelat ini punya permukaan rataserta lisin dan di buat dari besi tuang yang ujung depanya melengkung sedikit keatas sesuai dengan ukuran rol penyuapnya, serta mempunyai hidung yang disesuaikan dengan rol pengambilnya.
3)      Rol penyuap(  Feed roller ).
Panjang rol penyuap ini sama dngan dengan lebar dari rol penyuapnya dan mempunyai diameter 52 mm serta punya permukaan yang teratur. Bentuk alur lebih dalam, lebih tajam dari pada rol pemutar sehingga dapat menjepit, memegang serat dengan kecang. Rol penyuap mempunyai pembeban menggunakan bandul, fungsi dari plat dan rol penyuap untuk menyuapkan kapas dengan kecepatan yang tetap serta menjepit sewaktu Taker – In menjalankan pembukaan.
1)      Tekanan Pada Rol Penyuap.
      Agar  serat yang di suapkan ke rol pengambil tidak mudah di cabut pada waktu kena pukulan /pengambilan dari rol pengambil, maka serat yang disuapkan tersebut harus dipegang/dijepit antara rol penyuap dan plat penyuap. Jepitan ini diperoleh dengan memberikan tekanan atau beban rol penyuap.
a.       Unit Pembuka dan Pembersih.
1)      Rol pengabil ( Taker – In ).
 
Rol pengambil ini atau taker – in adalah suatu silinder yang mempunyai diameter kurang lebih 9 inch dengan panjang selebar mesin carding ( 40 – 45 inch ).
Permukaan ini ditutup dengan gigi yang tajam seperti halnya gigi gergaji yang memebentuk segi tiga dan di kenal dengan nama carnet war. Bentuk dan banyaknya gigi gergaji ini di sesuaikan dengan jenis dan sifat – sifat dari serat yang diolahnya.

1)      Pisau Pembersih ( Mote knife ).
      Untuk membersihkan serat kapas dari debu, patahan ranting, daun yangt kering dan kotoran – kotoran lain yang masih terbawa dalam kapas, dipasang lah dua buah pisau pembersih di bawah Taker – In sehinga kotoran dan debu yangdibersihkan dapat jatuh melalui kedua celah pisau tersebut.
1.      Bagian Penguraian.
      Bagian ini merupakan bagian trepenting dari mesin carding, dimana penguraian gumpalan – gumpalan serat menjadi serat – serat yang terpisah satu sama lainnya. Bagian ini terdiri dari :
a.       Silinder Utama
        Silinder merupakan jantung dari mesin carding, silinder ini dibuat dari besi tuang mempunyai diameter 1290 mm dan lebar 1143 mm. Pada kedua penampang sisi kiri – kananya dipasang kerangka, seperti halnya jari – jari pada roda dan ditengah dipasang poros.
        Di antara jari – jari pada penampangnya tersebut ditutp denga pelat besi agar menghindari kemungkinan – kemungkinan timbulnya aliran udara yang tidak dikehendaki.
        Permukaan dari silinder tersebut kemudian ditutupi dengan card cloting, sehingga menyerupai permukaan parut. Pemasangan card cloting ini harus secara khusus supaya permukaan permukaannya dapat rata, terutama pada awal dan akhir pemasangan.
b.      Pelat Depan dan Pelat Belakang.
        Bagian depan silinder antara flat dan doffer ditutupi dengan pelat – pelat yang melengkung seperti permukaan silindernya, demikian bagian belakang silinder antara flat dan Taker – In.
        Penutupan permukaan silinder pada bagian – bagian tersebut dimaksudkan agar serat – serat yang ada dipermukaan silinder tidak beterbangan kemana – mana, meskipun terjadi aliran udara selama proses.
c.       Flat Carding.
 
Flat pada mesin carding dibuat dari batang besi yang mempunyai penampang seperti huruf  T , agar dapat memperkuat permukaan flat, sehingga tidak mudah melengkung pada waktu penggarukan. Panjang flat ini selebar mesin cardingnya, pada permukaan yang datar ini di tutupi dengan card cloting.
a.       Flat Cloting.
        Pemasangan flat cloting pada flatbar mempunyai cara yang khusus apabila dibandingkan pemasangan card cloting pada silinder dan doffer. Flat cloting ini berukuran sesuai dengan batang flatnya, dan dipasang pada permukaan yang data dari batang flat.
b.      Saringan Silinder
        Saringgan silinder ini merupakan penutup atau saringgan dari bagian bawah silinder.
Adapun fungsi dari saringan silinder yaitu:
1.      Menahan kapas yang ada dipermukaan silinder supaya tidak jatuh kebawah.
2.      Membiarkan kotoran – kotoran, debu dan serat – serat jatuh melalui celah – celah saringan.
                              Saringan silinder terdiri dari
a)      Pelat logam sepanjang 13 inch dibagian belakang.
b)      Batang – batang sejumlah 52 buah yang merentang sepanjang 36 inch.
c)      Pelat logam sepanjang 11 inch dibagian depan.
A.    Kecepatan Putaran Taker – In
      Kecepatan putaran Taker – In mempunyai putaran yang cukup tinggi, dan karena adanya saringan dan tutup diantaranya maka terjadilah aliran udara pada permukaannya.
      Arah wire yang tajam pada taker – In juga menghadap kearah putaran taker –In, Taker – In dan silinder bergerak kearah pada titik singgungnya, namun karena kecepatan putaran Taker – In kurang lebih hanya setengah kecepatan permukaan silinder, maka ujung – ujung yang tajam dari bawah atau gigi – gigi pada pemukaan silinder akan menyapu wire gergaji pada Taker – In dititik singgung keduanya.
      Dilain pihak, Shigeru Watanabe, dalam bukunya ( 1980 : 90 ) untuk mengurangi nep pada jaringan card sampai minimum, antara lain aliran udara harus merata tanpa turbulensi pada Taker – In dan perbandingan kecepatan dari Taker – In dan silinder card harus cepat.
      Adapun perubahan high speed motor pada  taker – in pada umumnya 400 sampai 500 rpm, tetapi apa bila dirubah menjadi ke high speed 750 sampai 800 rpm maka yang ditibulkan adalah fungsi penyisiran meningkat dan nep pun berkurang, pemindahan serat dari taker – in ke silinder menjadi baik
B.     Mutu Nep Web Carding.
      Untuk menjaga agar mutu dari pada sliver hasil mesin carding tetap standar sesuai dengan yang diinginkan, diperlukan cara – cara atau metode penghasilan mutu dan standarnya.
      Pengendalian mutu yang dimaksudkan adalah untuk mempelancar jalanya produksi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
1.      Berat sliver dan CV % dimana makin kecil CV% berat , makin baik kualitasnya.
2.      Jumlah nep di dalam web / 100 cm2 dimana makin sedikit jumlah nep makin baik kualitasnya.
a.       Nep Web.
      Nep adalah bintik kecil kumpulan serat atau gumpalan serat pada umumnya tidak lebih besar dari kepala jarum pentul, terjadinya nep pada kapas diakibatkan karena kapas itu sendiri atau karena oleh mesin carding.
      Didalam finising, nep dapat menyebabkan perbedaan shade warna atau kain belang dalam spinning, nep dapat menyebabkan benang mudah putus karena nep mengganggu dalam drafting.
b.      Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Nep
      Didalam sliver carding terkandung serat panjang yang membentuk benang, serat pendek yang penyebab benang tidak rata. Nep yang terkandung didalamnya merupakan slah satu item penting untuk memutuskan baik tidaknya kualitas sliver carding. Nep tidak hanya penyebab putus benang pada proses spinning dan tenun, tetapi juga memberikan cacat yang fatal pada kain tenun dan menurunkan penampakan benang ( performance benang ) selain itu menimbulkan ketidak rataan dying dan berpengaruh besar pada kualitas produk.
      Nep juga ada didalam kapas dan juga terjadi pada penyisiran kapas dan proses selanjutnya. Akan tetapi penyebab utama adalah bermacam kekhasan kapas, operasional setiap proses, pengontrolan maintenance dan pemgontrolan temperature serta RH.
c.       Jumlah nep web dapat dihitung dengan berbagai cara, antara lain adalah:
1)      Jumlah nep persatuan luas tertentu, biasanya 10 cm x 10 cm dengan menggunakan papan hitam.
2)      Jumlah nep per 10 cm sliver carding yang nomor benangnya diketahui.
3)      Jumlah persatuan berat ( gram ).
d.      Berat sliver.
      Pengujian berat sliver didalam industri biasanya diatur dalam program yang telah di tentukan masing – masing  perusaan agar dapat mengontrol semua mesin carding. Kebutuhan frekuensi pengujian dan fasilitas yang tersedia dari masing – masing pabrik. Pengujian berat sliver dilakukan dengan menimbang dengan satuan berat grain.

Posted in:
Tags:

Continue Reading